Tampilkan postingan dengan label Kelebihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelebihan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Februari 2015

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, Kekurangan Topologi Star

Pengertian Topologi Star

Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing- masing workstation di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich. Intinya topologi ini mengunakanHub/Switch untuk menghubungkan dari komputer satu ke komputer yang lain. Hub/ Switch berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dari kopmputer dan meneruskan ke semua komputer yang terhubung dengan Hub/Swich tersebut. Topologi jaringan Startermasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Karakteristik Topologi Star

Berikut beberapa karakteristik yang terdapat pada Topologi Star :
  • Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  • Muda di kembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsug terhubung ke central node.
  • Jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa menggangu jaringan lain.
  • Dapat di gunakan Kabel Lower karena hanya meng-handle satu trafik node dan biasannya mengunakan kabel UTP.

 Kelebihan Topologi Star

 Berikut kelebihan-kebebihan yang ada pada Topologi Star :
  • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
  • Akses Kontrol terpusat.
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
  • Paling fleksibel.
Kesimpulan : bahwa dengan adanya kabel tersendiri  untuk setiap workstation ke server, maka Bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan menambah atau meningkatkan kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bilaterdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan sengan server, dan jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan.

Kekurangan Topologi Star

Dimana ada Kelebihan pasti terdapat kekurangannya, berikut apa saja kekurangan dari penggunaan Topologi Star :
  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
Kesimpulan : Kebutuhan kabel yuang lebih banyak dibandingkan dengan Topologi yang lain. Karena setiap workstation harus memiliki kabel tersendiri untuk terhubung dengan Hub/Switch dan juga membutuhkan penanganan secara khusus.

Ciri, Karakteristik, Kelebihan, dan Kekurangan Topologi Bus

Topologi atau susunan penyambungan kabel pada topologi BUS merupakan yang paling simple jika dibandingkan dengan topologi lainnya. Apabila kita perhatikan model penyusunannya, topologi ini bisa diibaraatkan sama dengan operasi armada Bus Trans. Setiap halte tempat pemberhentian bisa diibaratkan sebagai komputer-komputer, sedangkan jalan raya tempat busway beroperasi adalah kabel utama yang digunakan sebagai penghubung antara komputer-komputer.

Seperti halnya dengan topologi-topologi lain, Topologi bus memiliki ciri atau karakteristik serata kelebihan dan kekurangan seperti berikut ini.
Kelebihan, dan Kekurangan Topologi Bus

1. Setiap komputer yang tergabung dalam jaringan tidak terhubung langsung dengan komputer atau perangkat lain dalam jaringan tersebut. Semua komputer maupun perangkat pada jaringan tersebut saling terhubung melalui satu kabel tunggal.

2. Kabel tunggal yang dimaksud merupakan jalur utama yang harus dilalui oleh paket dari sumber ke tujuan.

3. Jenis kabel yang digunakan untuk topologi ini adalah kabel coaxial.

4. Ketika salah satu komputer dalam jaringan mengirimkan data ke komputer lainnya dalam jaringan tersebut, maka seluruh komputer atau perangkat yang terhubung dapat mengetahui bahwa ada informasi yang sedang dikirim. Hanya saja, selain komputer tujuan tidak ada yang bisa menerima informasi tersebut.

5. Bagian ujung masing-masing dari kabel utama pada topologi Bus dipasang sebuah terminator yang fungsinya untuk menghentikan sinyal agar tidak berbalik arah kembali ke sisi ujung lainnya.

Keuntungan dan kelebihan topologi bus adalah sebagai berikut

1. Biaya untuk installasinya sangat terbilang murah, karena tidak memerlukan banyak kabel
2. Mudah untuk pemasangan dan installasi
3. Sangat cocok untuk diterapkan pada jaringan komputer berskala kecil

Kekurangan topologi bus adalah sebagai berikut

1. Sulit untuk melakukan troubleshooting jika terjadi masalah
2. Sulit mendeteksi bila terjadi gangguan
3. Sulit untuk dikembangkan atau diubah, karena hanya ada satu kabel yang dijadikan sebagai jalur utama.
4. Sangat bergantung pada satu kabel utama, karena jika kabel tersebut putus maka lalu lintas data akan mengalami gangguan.
5. Hanya bisa diterapkan pada jaringan berskala kecil saja.

Baca pembahasan jaringan komputer yang lainnya: