Minggu, 15 Februari 2015

Pengertian, Karakteristik, Kelebihan, Kekurangan Topologi Star

Pengertian Topologi Star

Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing- masing workstation di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich. Intinya topologi ini mengunakanHub/Switch untuk menghubungkan dari komputer satu ke komputer yang lain. Hub/ Switch berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dari kopmputer dan meneruskan ke semua komputer yang terhubung dengan Hub/Swich tersebut. Topologi jaringan Startermasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Karakteristik Topologi Star

Berikut beberapa karakteristik yang terdapat pada Topologi Star :
  • Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  • Muda di kembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsug terhubung ke central node.
  • Jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa menggangu jaringan lain.
  • Dapat di gunakan Kabel Lower karena hanya meng-handle satu trafik node dan biasannya mengunakan kabel UTP.

 Kelebihan Topologi Star

 Berikut kelebihan-kebebihan yang ada pada Topologi Star :
  • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
  • Akses Kontrol terpusat.
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
  • Paling fleksibel.
Kesimpulan : bahwa dengan adanya kabel tersendiri  untuk setiap workstation ke server, maka Bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan menambah atau meningkatkan kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bilaterdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan sengan server, dan jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan.

Kekurangan Topologi Star

Dimana ada Kelebihan pasti terdapat kekurangannya, berikut apa saja kekurangan dari penggunaan Topologi Star :
  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
Kesimpulan : Kebutuhan kabel yuang lebih banyak dibandingkan dengan Topologi yang lain. Karena setiap workstation harus memiliki kabel tersendiri untuk terhubung dengan Hub/Switch dan juga membutuhkan penanganan secara khusus.

Ciri, Karakteristik, Kelebihan, dan Kekurangan Topologi Bus

Topologi atau susunan penyambungan kabel pada topologi BUS merupakan yang paling simple jika dibandingkan dengan topologi lainnya. Apabila kita perhatikan model penyusunannya, topologi ini bisa diibaraatkan sama dengan operasi armada Bus Trans. Setiap halte tempat pemberhentian bisa diibaratkan sebagai komputer-komputer, sedangkan jalan raya tempat busway beroperasi adalah kabel utama yang digunakan sebagai penghubung antara komputer-komputer.

Seperti halnya dengan topologi-topologi lain, Topologi bus memiliki ciri atau karakteristik serata kelebihan dan kekurangan seperti berikut ini.
Kelebihan, dan Kekurangan Topologi Bus

1. Setiap komputer yang tergabung dalam jaringan tidak terhubung langsung dengan komputer atau perangkat lain dalam jaringan tersebut. Semua komputer maupun perangkat pada jaringan tersebut saling terhubung melalui satu kabel tunggal.

2. Kabel tunggal yang dimaksud merupakan jalur utama yang harus dilalui oleh paket dari sumber ke tujuan.

3. Jenis kabel yang digunakan untuk topologi ini adalah kabel coaxial.

4. Ketika salah satu komputer dalam jaringan mengirimkan data ke komputer lainnya dalam jaringan tersebut, maka seluruh komputer atau perangkat yang terhubung dapat mengetahui bahwa ada informasi yang sedang dikirim. Hanya saja, selain komputer tujuan tidak ada yang bisa menerima informasi tersebut.

5. Bagian ujung masing-masing dari kabel utama pada topologi Bus dipasang sebuah terminator yang fungsinya untuk menghentikan sinyal agar tidak berbalik arah kembali ke sisi ujung lainnya.

Keuntungan dan kelebihan topologi bus adalah sebagai berikut

1. Biaya untuk installasinya sangat terbilang murah, karena tidak memerlukan banyak kabel
2. Mudah untuk pemasangan dan installasi
3. Sangat cocok untuk diterapkan pada jaringan komputer berskala kecil

Kekurangan topologi bus adalah sebagai berikut

1. Sulit untuk melakukan troubleshooting jika terjadi masalah
2. Sulit mendeteksi bila terjadi gangguan
3. Sulit untuk dikembangkan atau diubah, karena hanya ada satu kabel yang dijadikan sebagai jalur utama.
4. Sangat bergantung pada satu kabel utama, karena jika kabel tersebut putus maka lalu lintas data akan mengalami gangguan.
5. Hanya bisa diterapkan pada jaringan berskala kecil saja.

Baca pembahasan jaringan komputer yang lainnya:

Jumat, 06 Februari 2015

Linux Command Line in Indonesia









Informasi sistem
Perintah
Deskripsi
# arch
lihat arsitektur dari mesin(1)   [man]
# cal 2007
lihat tabel kalendar tahun 2007   [man]
# cat /proc/cpuinfo
menampilkan informasi CPU   [man]
# cat /proc/interrupts
menampilkan penggunaan interupsi   [man]
# cat /proc/meminfo
lihat penggunaan memori komputer   [man]
# cat /proc/swaps
menampilkan partisi swap yang dipakai linux sebagai memori virtual   [man]
# cat /proc/version
menampilkan versi dari kernel.   [man]
# cat /proc/net/dev
menampilkan informasi kartu nic dan statistik penggunaan nic   [man]
# cat /proc/mounts
menampilkan filesystem yang termuat   [man]
# clock -w
simpan perubahan tanggal di BIOS.   [man]
# date
tampilkan tanggal sistem   [man]
# date 041217002007.00
tetapkan tanggal dan waktu - BulanHariJamMenitTahun.Detik   [man]
# dmidecode -q
tampilkan komponen-komponen perangkat keras dari sistem   [man]
# hdparm -i /dev/hda
tampilkan karakteristik dari sebuah hard-disk   [man]
# hdparm -tT /dev/sda
uji coba tes baca pada sebuah hard-disk   [man]
# lspci -tv
tampilkan perangkat-perangkat PCI yang ada   [man]
# lsusb -tv
tampilkan perangkat-perangkat USB   [man]
# uname -m
tampilkan arsitektur mesin(2)   [man]
# uname -r
tampilkan versi dari kernel yang digunakan   [man]


Matikan, Mulai ulang dan Keluar dari sistem
Perintah
Deskripsi
# init 0
matikan sistem(2), matikan komputer   [man]
# logout
keluar dari sesi   [man]
# reboot
memulai ulang sistem linux anda   [man]
# shutdown -h now
mematikan komputer   [man]
# shutdown -h 16:30 &
menjadwalkan saat sistem dimatikan   [man]
# shutdown -c
membatalkan mematikan sistem yang telah dijadwalkan   [man]
# shutdown -r now
memulai ulang sistem linux anda   [man]
# telinit 0
mematikan sistem   [man]


Berkas dan Direktori
Perintah
Deskripsi
# cd /home
masuk ke direktori '/home'   [man]
# cd ..
kembali satu tingkat di atas direktori saat ini   [man]
# cd ../..
kembali dua tingkat   [man]
# cd
kembali ke direktori 'home'   [man]
# cd ~user1
kembali ke direktori 'home'   [man]
# cd -
kembali ke direktori sebelumnya   [man]
# cp file1 file2
menyalin 'file1' ke 'file2'   [man]
# cp dir/* .
menyalin semua isi direktori 'dir' ke direktori aktif   [man]
# cp -a /tmp/dir1 .
menyalin direktori ke direktori anda berada sekarang   [man]
# cp -a dir1 dir2
salin sebuah direktori   [man]
# cp file file1
menghasilkan tipe mime dari file sebagai teks   [man]
# iconv -l
memperlihatkan daftar pengkodean kelompok karakter yang dikenali   [man]
# iconv -f fromEncoding -t toEncoding inputFile > outputFile
menterjemahkan pengkodean karakter dari satu format ke format yang lain   [man]
# find . -maxdepth 1 -name *.jpg -print -exec convert
ubah sekumpulan berkas gambar dalam direktori aktif dan mengirim mereka ke direktori thumbnail (perlu konversi menggunakan Imagemagick)   [man]
# ln -s file1 lnk1
membuat sebuah tautan simbolis untuk 'file1' ke suatu berkas tautan 'lnk1'   [man]
# ln file1 lnk1
membuat tautan fisik antara 'file1' dengan berkas tautan 'lnk1'   [man]
# ls
tampilkan berkas-berkas dalam direktori   [man]
# ls -F
tampilkan berkas-berkas dalam direktori   [man]
# ls -l
menampilkan detil berkas dalam direktori   [man]
# ls -a
menampilkan berkas-berkas yang tersembunyi   [man]
# ls *[0-9]*
menampilkan berkas-berkas serta direktori yang namanya mengandung angka   [man]
# lstree
menampilkan direktori dalam satu diagram pohon   [man]
# mkdir dir1
membuat sebuah direktori yang diberi nama 'dir1'   [man]
# mkdir dir1 dir2
membuat dua direktori dengan satu perintah   [man]
# mkdir -p /tmp/dir1/dir2
membuat pohon direktori   [man]
# mv dir1 new_dir
merubah nama atau memindahkan direktori dari 'dir1' ke 'new_dir'   [man]
# pwd
menunjukkan setapak dari direktori saat ini   [man]
# rm -f file1
hapus berkas yang bernama 'file1'.   [man]
# rm -rf dir1
menghapus direktori 'dir1' beserta isinya tanpa konfirmasi lagi   [man]
# rm -rf dir1 dir2
menghapus dua direktori beserta isinya tanpa konfirmasi lagi   [man]
# rmdir dir1
menghapus direktori 'dir1'   [man]
# touch -t 0712250000 file1
merubah jejakwaktu suatu berkas atau direktori - (YYMMDDhhmm)   [man]
# tree
menampilkan diagram pohon direktori   [man]


Pencarian berkas
Perintah
Deskripsi
# find / -name file1
mencari berkas dan direktori bernama 'file1' dari '/'   [man]
# find / -user user1
mencari berkas dan direktori milik 'user1'   [man]
# find /home/user1 -name \*.bin
mencari berkas dengan ekstensi '.bin' di dalam direktori '/home/user1'   [man]
# find /usr/bin -type f -atime +100
mencari berkas biner yang tidak pernah diakses dalam 100 hari terakhir   [man]
# find /usr/bin -type f -mtime -10
mencari berkas yang dibuat atau dirubah dalam 10 hari terakhir   [man]
# find / -name *.rpm -exec chmod 755 '{}' \;
mencari berkas dengan ekstensi '.rpm' serta merubah hak berkas saat ketemu   [man]
# find / -xdev -name \*.rpm
mencari berkas dengan ekstensi '.rpm' dengan mengabaikan partisi yang dapat berpindah seperti cdrom, flash-disk, dll....   [man]
# locate \*.ps
mencari berkas dengan ekstensi '.ps' - sebelumnya jalankan perintah 'updatedb' agar pencarian berhasil   [man]
# whereis halt
menunjukkan lokasi dari berkas biner, sumber atau man   [man]
# which halt
menunjukkan alamat lengkap ke suatu berkas biner / executable   [man]






Memuat Filesystem
Perintah
Deskripsi
# fuser -km /mnt/hda2
melakukan umount secara paksa ketika perangkat sedang sibuk   [man]
# mount /dev/hda2 /mnt/hda2
memuat disk hda2 - memverifikasi keberadaan direktori '/mnt/hda2'   [man]
# mount /dev/fd0 /mnt/floppy
memuat floppy disk   [man]
# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom
memuat cdrom / dvdrom   [man]
# mount /dev/hdc /mnt/cdrecorder
memuat cdrw / dvdrom   [man]
# mount /dev/hdb /mnt/cdrecorder
memasang cdrw / dvdrw   [man]
# mount -o loop file.iso /mnt/cdrom
memuat berkas atau image iso   [man]
# mount -t vfat /dev/hda5 /mnt/hda5
memuat filesystem Windows FAT32   [man]
# mount /dev/sda1 /mnt/usbdisk
memuat pen-drive atau flash-drive usb   [man]
# mount -t smbfs -o username=user,password=pass //WinClient/share /mnt/share
memuat disk berbagi pakai dari pc windows   [man]
# umount /dev/hda2
melepaskan disk hda2 - keluar dari titik muat '/mnt/hda2' terlebih dahulu agar berhasil   [man]
# umount -n /mnt/hda2
menjalankan umount tanpa menulis ke berkas /etc/mtab - berguna ketika berkas dalam kondisi hanya-baca atau hard disk penuh   [man]




Ruang Disk
Perintah
Deskripsi
# df -h
menampilkan daftar partisi yang termuat   [man]
# dpkg-query -W -f='${Installed-Size;10}t${Package}n' | sort -k1,1n
menunjukkan ruang yang terpakai oleh paket-paket deb yang telah terpasang, diurut berdasarkan ukuran (debian, ubuntu dan sejenisnya)   [man]
# du -sh dir1
memperkirakan ruang yang terpakai oleh direktori 'dir1'   [man]
# du -sk * | sort -rn
menunjukkan ukuran berbagai berkas dan direktori yang diurut berdasarkan ukuran   [man]
# ls -lSr |more
menunjukkan ukuran berbagai berkas dan direktori yang diurut berdasarkan ukuran   [man]
# rpm -q -a --qf '%10{SIZE}t%{NAME}n' | sort -k1,1n
menunjukkan ruangan yang terpakai oleh paket-paket rpm yang telah terpasang, diurut berdasarkan ukuran (fedora, redhat dan sejenisnya)   [man]


Pengguna dan Grup
Perintah
Deskripsi
# test user
# chage -E 2005-12-31 user1
menetapkan batas waktu untuk sandi lewat
# groupadd [group]
membuat grup baru
# groupdel [group]
menghapus grup
# groupmod -n moon sun
merubah nama grup dari moon menjadi sun
# grpck
memeriksa sintaks yang benar dan bentuk data dari '/etc/group' serta grup yang ada
# newgrp - [group]
masuk ke dalam grup baru untuk merubah grup standar dari data yang baru dibuat
# passwd
merubah sandi lewat
# passwd user1
merubah sandi lewat pengguna (hanya oleh root)
# pwck
memeriksa sintaks yang benar serta format data dari '/etc/passwd' dan pengguna yang ada
# useradd -c "User Linux" -g admin -d /home/user1 -s /bin/bash user1
membuat pengguna baru "user1" yang dimiliki oleh grup "admin"
# useradd user1
membuat pengguna baru
# userdel -r user1
menghapus pengguna ('-r' menghilangkan direktori home)
# usermod -c "User FTP" -g system -d /ftp/user1 -s /bin/nologin user1
merubah atribut pengguna


Hak pada Berkas
Perintah
Deskripsi
# chgrp group1 file1
merubah grup dari data
# chmod ugo+rwx directory1
menetapkan izin membaca (r), menulis (w) dan (x) akses ke pemilik pengguna (u) grup (g) dan lainnya (o)
# chmod go-rwx directory1
memindahkan izin membaca (r), menulis (w) dan (x) akses ke pemilik pengguna (g) dan lainnya (o)
# chmod u+s /bin/file1
menetapkan bit SUID pada data binari - pengguna yang menjalankan data tersebut memperoleh izin yang sama seperti pemilik
# chmod u-s /bin/file1
Mematikan bit SUID pada data binari
# chmod g+s /home/public
menetapkan bit SGID pada direktori - mirip dengan SUID tapi untuk direktori
# chmod g-s /home/public
non-aktifkan bit SGID pada direktori
# chmod o+t /home/public
menetapkan bit STIKY pada direktori - mengizinkan penghapusan data hanya untuk pemilik yang sah
# chmod o-t /home/public
non-aktifkan bit STIKY pada direktori
# chown user1 file1
merubah kepemilikan dari data
# chown -R user1 directory1
merubah pengguna pemilik dari direktori dan semua data serta direktori yang ada di dalamnya
# chown user1:group1 file1
Merubah pemilik dan Group dari sebuah File
# find / -perm -u+s
melihat semua file di dalam sistem dengan konfigurasi SUID
# ls -lh
memperlihatkan hal-hal yang diizinkan di dalam file-file
# ls /tmp | pr -T5 -W$COLUMNS
membagi terminal menjadi 5 kolom


Atribut Khusus pada berkas
Perintah
Deskripsi
# chattr +a file1
untuk menuliskan kata pembuka dari suatu file dengan mode lampiran
# chattr +c file1
mengizinkan kompresi/dekompresi file secara otomatis oleh kernel
# chattr +d file1
memastikan program mengabaikan Dump pada saat proses backup file
# chattr +i file1
mengekalkan file tertentu, sehingga tidak dapat dihapus, diubah, diganti nama, atau di-link-kan
# chattr +s file1
membuat file tertentu aman saat dihapus
# chattr +S file1
memastikan file yang telah dimodifikasi tertulis dengan mode sinkronis (snychronous mode) layaknya dengan sync
# chattr +u file1
membuatmu bisa menemukan kembali konten yang sudah ter-cancel.
# lsattr
untuk memperlihatkan atribut-atribut spesial


Arsip dan berkas terkompresi
Perintah
Deskripsi
# bunzip2 file1.bz2
melakukan dekompresi suatu berkas bernama 'file1.bz2'
# bzip2 file1
melakukan kompresi suatu berkas bernama 'file1'
# gunzip file1.gz
melakukan dekompresi suatu berkas bernama 'file1.gz'
# gzip file1
melakukan kompresi suatu berkas bernama 'file1'
# gzip -9 file1
melakukan kompresi secara maksimal
# rar a file1.rar test_file
membuat suatu arsip rar bernama 'file1.rar'
# rar a file1.rar file1 file2 dir1
melakukan kompresi 'file1', 'file2' dan 'dir1' secara simultan
# rar x file1.rar
melakukan dekompresi arsip berekstensi rar
# tar -cvf archive.tar file1
membuat suatu arsip tar agar tidak terkompresi
# tar -cvf archive.tar file1 file2 dir1
membuat arsip yang memuat 'file1', 'file2' dan 'dir1'
# tar -tf archive.tar
memperlihatkan konten suatu arsip
# tar -xvf archive.tar
mengekstrak suatu arsip tar
# tar -xvf archive.tar -C /tmp
mengekstrak arsip tar ke /tmp
# tar -cvfj archive.tar.bz2 dir1
mengkompresi direktori 'dir1' ke dalam arsip bzip2
# tar -xvfj archive.tar.bz2
melakukan dekompresi terhadap arsip bzip2
# tar -cvfz archive.tar.gz dir1
mengkompresi direktori 'dir1' ke dalam arsip gzip
# tar -xvfz archive.tar.gz
melakukan dekompresi terhadap arsip gzip
# unrar x file1.rar
melakukan dekompresi arsip berekstensi rar
# unzip file1.zip
melakukan dekompresi arsip berekstensi zip
# zip file1.zip file1
mengkompresi berkas 'file1' ke dalam arsip zip
# zip -r file1.zip file1 file2 dir1
mengkompresi beberapa file dan direktori ke dalam arsip zip secara simultan


Paket RPM ( Fedora, Red Hat dan sejenisnya)
Perintah
Deskripsi
# rpm -ivh [package.rpm]
menginstal suatu paket rpm
# rpm -ivh --nodeeps [package.rpm]
meenginstal suatu paket rpm dengan mengabaikan permintaan file-file pendukungnya (dependencies)
# rpm -U [package.rpm]
melakukan upgrade suatu paket rpm tanpa mengubah konfigurasi file-filenya
# rpm -F [package.rpm]
melakukan upgrade suatu paket rpm hanya ketika paket tersebut telah terinstal
# rpm -e [package]
menghapus paket rpm
# rpm -qa
memperlihatkan semua paket-paket rpm yang terinstal pada sistem
# rpm -qa | grep httpd
memperlihatkan semua paket-paket rpm dengan nama "httpd"
# rpm -qi [package]
mendapatkan informasi dari paket tententu yang terinstal
# rpm -qg "System Environment/Daemons"
memperlihatkan paket-paket rpm sebagai suatu kumpulan software
# rpm -ql [package]
memperlihatkan daftar file-file yang disajikan oleh paket-paket rmp yang terinstal
# rpm -qc [package]
memperlihatkan daftar konfigurasi file-file yang disajikan oleh suatu paket rpm yang terinstal
# rpm -q [package] --whatrequires
memperlihatkan daftar file dukungan yang dibutuhkan oleh suatu paket rpm
# rpm -q [package] --whatprovides
memperlihatkan kemampuan yang disajikan oleh suatu paket rpm
# rpm -q [package] --scripts
memperlihatkan tulisan (script) ketika instalasa/penghapusan dimulai
# rpm -q [package] --changelog
memperlihatkan sejarah perbaikan dari suatu paket rpm
# rpm -qf /etc/httpd/conf/httpd.conf
memeriksa file yang ikutserta dalam paket rpm
# rpm -qp [package.rpm] -l
memperlihatkan daftar file-file yang disajikan paket rpm namun belum terinstal
# rpm --import /media/cdrom/RPM-GPG-KEY
meng-import public-key digital signature
# rpm --checksig [package.rpm]
memastikan integritas dari paket rpm
# rpm -qa gpg-pubkey
memeriksa integritas semua paket rpm yang terinstal
# rpm -V [package]
memeriksa ukuran file, izin, tipe, kepemilikan, kumpulan, MD5 ckecksum dan modifikasi terakhir
# rpm -Va
memeriksa semua paket-paket rpm yang terinstal di sistim - agar digunakan dengan hati-hati
# rpm -Vp [package.rpm]
memeriksa suatu paket rpm yang berlum terinstal
# rpm -ivh /usr/src/redhat/RPMS/`arch`/[package.rpm]
menginstal paket yang terbuat dari soure rpm
# rpm2cpio [package.rpm] | cpio --extract --make-directories *bin*
mengekstrak file executable dari suatu paket rpm
# rpmbuild --rebuild [package.src.rpm]
membuat suatu paket rpm dari source rpm


Peralatan paket YUM (Fedora, RedHat dan sejenisnya)
Perintah
Deskripsi
# yum -y install [package]
mengunduh dan menginstal suatu paket rpm
# yum localinstall [package.rpm]
untuk menginstal RPM, dan mencoba untuk menyelesaikan semua dependensi yang dapat digunakan oleh repositori Anda
# yum -y update
mengupdate paket-paket rpm yang telah terinstal di sistem
# yum update [package]
mengupgrade paket rpm
# yum remove [package]
menghapus suatu paket rpm
# yum list
menampilkan daftar paket-paket yang terinstal di sistem
# yum search [package]
menemukan suatu paket tertentu pada repository rpm
# yum clean [package]
membersihkan chache penghapusan paket-paket rpm yang telah diunduh
# yum clean headers
menghapus semua file header yang digunakan oleh sistem pengguna untuk menghapus dependensi
# yum clean all
hilangkan dari kantong paket dan judul berkas


Paket DEB (Debian, Ubuntu dan sejenisnya)
Perintah
Deskripsi
# dpkg -i [package.deb]
install/upgrade paket deb
# dpkg -r [package]
menghilangkan paket deb dari sistem
# dpkg -l
menampilkan semua paket deb yang terpasang pada sistem
# dpkg -l | grep httpd
menampilkan semua paket deb dengan nama "httpd"
# dpkg -s [package]
memperoleh informasi mengenai paket tertentu yang dipasang pada sistem
# dpkg -L [package]
menampilkan daftar file yang disediakan oleh sebuah paket yang terpasang pada sistem
# dpkg --contents [package.deb]
menampilkan daftar berkas dari paket yang tidak terpasang
# dpkg -S /bin/ping
memverifikasi nama paket dimana berkas tersimpan


Peralatan paket APT (Debian, Ubuntu dan sejenisnya)
Perintah
Deskripsi
# apt-cache search [package]
tampilkan daftar paket-paket yang berhubungan dengan kata 'search-packages'.
# apt-cdrom install [package]
pasang / tingkatkan sebuah paket deb dari cdrom
# apt-get install [package]
pasang / tingkatkan versi dari sebuah paket deb
# apt-get update
perbaharui daftar paket
# apt-get upgrade
tingkatkan versi dari semua paket-paket yang telah terpasang
# apt-get remove [package]
hapus paket deb dari sistem
# apt-get check
memastikan penyelesaian yang benar dari dependensi
# apt-get clean
bersihkan berkas sementara dari paket-paket yang telah diunduh


Peralatan paket Pacman (Arch, Frugalware dan sejenisnya)
Perintah
Deskripsi
# pacman -S name
install paket 'name' dengan ketergantungan
# pacman -R name
Hapus paket 'name' dan seluruh filenya


Lihat isi berkas
Perintah
Deskripsi
# cat file1
lihat isi dari berkas1 dimulai dari baris pertama
# head -2 file1
menampilkan dua baris pertama dari suatu file
# less file1
mirip dengan perintah 'more' tapi mempermudah melihat ke belakang dan ke depan dari isi berkas
# more file1
tampilkan isi dari sebuah berkas secara lengkap
# tac file1
tampilkan isi sebuah berkas dari baris terakhir
# tail -2 file1
tampilkan dua baris terakhir dari suatu file
# tail -f /var/log/messages
tampilkan waktu sebenarnya yang berada di sebuah berkas


Manipulasi Teks
Perintah
Deskripsi
# cat example.txt | awk 'NR%2==1'
menghilangkan seluruh baris genap dari berkas example.txt
# echo a b c | awk '{print $1}'
menampilkan kolom pertama dari suatu baris
# echo a b c | awk '{print $1,$3}'
menampilkan kolom pertama dan ketiga dari suatu baris
# cat -n file1
memberi nomor baris pada tampilan suatu file
# comm -1 file1 file2
bandingkan isi dua berkas dengan menghapus baris yang hanya terdapat pada 'file1'
# comm -2 file1 file2
membandingkan isi dua berkas dengan menghapus baris yang hanya terdapat pada 'file2'
# comm -3 file1 file2
membandingkan isi dua berkas dengan menghapus baris yang terdapat pada kedua berkas
# diff file1 file2
mencari perbedaan antara dua file
# grep Aug /var/log/messages
mencari kata "Aug" dalam berkas '/var/log/messages'
# grep ^Aug /var/log/messages
mencari kata-kata yang diawali dengan "Aug" dalam berkas '/var/log/messages'
# grep [0-9] /var/log/messages
memilih semua baris yang mengandung angka pada berkas '/var/log/messages'
# grep Aug -R /var/log/*
mencari untai kata "Aug" pada berkas-berkas di dalam direktori '/var/log/' dan dibawahnya
# paste file1 file2
menggabungkan isi dari dua berkas kedalam satu kolom
# paste -d '+' file1 file2
menggabungkan isi dua berkas dalam bentuk kolom dengan pemisah '+' diantaranya
# sdiff file1 file2
mencari perbedaan antara dua berkas dan tampilkan secara interaktif selayaknya "diff"
# sed 's/string1/string2/g' example.txt
mengganti semua 'string1' dengan 'string2' dalam berkas example.txt
# sed '/^$/d' example.txt
menghapus seluruh baris kosong dari berkas example.txt
# sed '/ *#/d; /^$/d' example.txt
menghapus komentar serta baris kosong dari berkas example.txt
# sed -e '1d' exampe.txt
menghapus baris pertama dari berkas example.txt
# sed -n '/string1/p'
menampilkan hanya baris yang mengandung kata 'string1'
# sed -e 's/ *$//' example.txt
menghapus karakter kosong pada setiap akhir baris
# sed -e 's/string1//g' example.txt
menghapus semua kata 'string1' dari berkas example.txt
# sed -n '1,5p' example.txt
menampilkan baris 1 hingga 5 dari berkas example.txt
# sed -n '5p;5q' example.txt
menampilkan baris 5 dari berkas example.txt
# sed -e 's/00*/0/g' example.txt
menggantikan banyak angka 0 dengan satu 0
# sort file1 file2
mengurutkan isi dari 2 berkas
# sort file1 file2 | uniq
mengurutkan isi dua berkas tanpa menampilkan pengulangan
# sort file1 file2 | uniq -u
mengurutkan isi dua berkas dan hanya menampilkan baris yang unik
# sort file1 file2 | uniq -d
mengurutkan isi dua berkas dan hanya menampilkan baris yang diulang
# echo 'word' | tr '[:lower:]' '[:upper:]'
merubah dari huruf kecil menjadi huruf besar





Kelompok karakter dan Konversi format berkas
Perintah
Deskripsi
# dos2unix filedos.txt fileunix.txt
merubah berkas teks dari format MSDOS ke UNIX
# recode ..HTML < page.txt > page.html
merubah berkas teks menjadi html
# recode -l | more
tampilkan semua format konversi yang tersedia
# unix2dos fileunix.txt filedos.txt
merubah berkas teks dari format UNIX ke MSDOS


Analisis Filesystem
Perintah
Deskripsi
# badblocks -v /dev/hda1
periksa blok yang rusak pada disk hda1
# dosfsck /dev/hda1
perbaiki / periksa integritas filesystem dos pada disk hda1
# e2fsck /dev/hda1
perbaiki / periksa integritas filesystem ext2 pada disk hda1
# e2fsck -j /dev/hda1
perbaiki / periksa integritas filesystem ext3 pada disk hda1
# fsck /dev/hda1
perbaiki / periksa integritas filesystem linux pada disk hda1
# fsck.ext2 /dev/hda1
perbaiki / periksa integritas filesystem ext2 pada disk hda1
# fsck.ext3 /dev/hda1
perbaiki / periksa integritas filesystem ext3 pada disk hda1
# fsck.vfat /dev/hda1
perbaiki / periksa integritas filesystem fat pada disk hda1
# fsck.msdos /dev/hda1
perbaiki / periksa integritas filesystem dos pada disk hda1


Format Filesystem
Perintah
Deskripsi
# fdformat -n /dev/fd0
memformat diket flopi
# mke2fs /dev/hda1
membuat filesystem tipe linux ext2 pada partisi hda1
# mke2fs -j /dev/hda1
membuat filesystem tipe linux ext3 (journal) pada partisi hda1
# mkfs /dev/hda1
membuat filesystem tipe linux pada partisi hda1
# mkfs -t vfat 32 -F /dev/hda1
membuat filesystem FAT32
# mkswap /dev/hda3
membuat filesystem swap


Filesystem SWAP
Perintah
Deskripsi
# mkswap /dev/hda3
membuat filesystem swap
# swapon /dev/hda3
mengaktivasi partisi swap baru
# swapon /dev/hda2 /dev/hdb3
mengaktifkan dua partisi swap dengan satu perintah







Penyimpanan Duplikat
Perintah
Deskripsi
# find /var/log -name '*.log' | tar cv --files-from=- | bzip2 > log.tar.bz2
mencari semua berkas dengan ekstensi '.log' serta membuat arsip bzip
# find /home/user1 -name '*.txt' | xargs cp -av --target-directory=/home/backup/ --parents
mencari dan menduplikasi semua berkas dengan ekstensi '.txt' dari satu directory ke directory lain.
# dd bs=1M if=/dev/hda | gzip | ssh user@ip_addr 'dd of=hda.gz'
membuat backup hard-disk lokal pada mesin ter-remote menggunakan ssh
# dd if=/dev/sda of=/tmp/file1
mem-backup isi harddrive dalam sebuah file
# dd if=/dev/hda of=/dev/fd0 bs=512 count=1
membuat duplikasi MBR(Master Boot Record kedalam floppy
# dd if=/dev/fd0 of=/dev/hda bs=512 count=1
mengembalikan MBR dari backup yang disalin dan disimpan di floppy
# dump -0aj -f /tmp/home0.bak /home
membuat semua backup dari direktori '/home'
# dump -1aj -f /tmp/home0.bak /home
membuat backup tambahan dari direktori '/home'
# restore -if /tmp/home0.bak
mengembalikan backup secara interaktif
# rsync -rogpav --delete /home /tmp
sinkronisasi antar direktori- direktori
# rsync -rogpav -e ssh --delete /home ip_address:/tmp
rsync menggunakan SSH tunnel
# rsync -az -e ssh --delete ip_addr:/home/public /home/local
mengsinkronkan direktori lokal dengan direktori yang dikendalikan lewat ssh dan kompresi
# rsync -az -e ssh --delete /home/local ip_addr:/home/public
mengsinkronkan directory yang dikendalikan dengan direktori lokal lewat ssh dan kompresi
# tar -Puf backup.tar /home/user
membuat backup tambahan dari dari direktori '/home/user'
# ( cd /tmp/local/ && tar c . ) | ssh -C user@ip_addr 'cd /home/share/ && tar x -p'
salin isi dari sebuah direktori melalui ssh pada direktori yang di kendalikan
# ( tar c /home ) | ssh -C user@ip_addr 'cd /home/backup-home && tar x -p'
salin direktori lokal ke direktori yang dikenalikan lewat ssh
# tar cf - . | (cd /tmp/backup ; tar xf - )
local copy preserving permits and links from a directory to another [english]
Deskripsi tidak tersedia bagi bahasa ini[Indonesian?]


CDROM
Perintah
Deskripsi
# cd-paranoia -B
mengkonversi lajur audio dari CD ke berkas wav
# cd-paranoia --
mengkonversi tiga lajur audio pertama dari CD ke berkas wav
# cdrecord -v gracetime=2 dev=/dev/cdrom -eject blank=fast -force
menghapus isi cd-rw
# cdrecord -v dev=/dev/cdrom cd.iso
membakar berkas ISO ke dalam CD
# gzip -dc cd_iso.gz | cdrecord dev=/dev/cdrom -
membakar berkas ISO terkompresi ke dalam CD
# cdrecord --scanbus
memindai bus data untuk mengidentifikasi kanal scsi
# dd if=/dev/hdc | md5sum
melakukan perhitungan md5sum terhadap perangkat, semacam CD
# mkisofs /dev/cdrom > cd.iso
membuat berkas image ISO dari sebuah cdrom
# mkisofs /dev/cdrom | gzip > cd_iso.gz
membuat berkas image ISO terkompresi dari sebuah cdrom
# mkisofs -J -allow-leading-dots -R -V
membuat berkas image ISO dari suatu direktori
# mount -o loop cd.iso /mnt/iso
memuat image ISO ke direktori '/mnt/iso'


Jejaring (LAN / WiFi)
Perintah
Deskripsi
# dhclient eth0
mengaktifkan 'eth0' ke mode dhcp
# ethtool eth0
menampilkan statistik penggunaan jaringan yang melalui 'eth0'
# host www.example.com
menampilkan hasil pencarian dari nama komputer ke alamat ip dan sebaliknya
# hostname
menampilkan nama komputer dari sistem
# ifconfig eth0
menampilkan konfigurasi suatu nic
# ifconfig eth0 192.168.1.1 netmask 255.255.255.0
Mengatur alamat IP
# ifconfig eth0 promisc
mengkonfigurasi 'eth0' ke dalam mode bebas agar dapat mengendus paket yang beredar pada jaringan
# ifdown eth0
menonaktifkan 'eth0'
# ifup eth0
mengaktifkan 'eth0'
# ip link show
menampilkan status koneksi pada semua antarmuka jaringan
# iwconfig eth1
menampilkan jaringan wireless
# iwlist scan
melakukan pemindaian wifi untuk mengetahui koneksi wireless yang tersedia
# mii-tool eth0
menampilkan status koneksi 'eth0'
# netstat -tup
menampilkan semua koneksi jaringan yang aktif beserta identifikasi prosesnya
# netstat -tupl
menampilkan semua layanan jaringan yang 'mendengarkan' pada sistem beserta identifikasi prosesnya
# netstat -rn
menampilkan tabel routing seperti perintah 'route -n'
# nslookup www.example.com
mencari resolusi dari nama komputer ke alamat ip dan sebaliknya
# route -n
menampilkan tabel routing
# route add -net 0/0 gw IP_Gateway
mengkonfigurasi gerbang jaringan
# route add -net 192.168.0.0 netmask 255.255.0.0 gw 192.168.1.1
menambahkan rute statik untuk mencapai jaringan '192.168.0.0/16'
# route del 0/0 gw IP_gateway
menghapus rute statik
# echo "1" > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
mengaktifkan rute ip /proc/sys/net/ipv4/ip_forward agar nic berfungi sebagai gerbang perantara jaringan
# tcpdump tcp port 80
menampilkan semua lalu-lintas HTTP
# whois www.example.com
menampilkan hasil pencarian informasi suatu domain melalui database whois


Jaringan Microsoft Windows (samba)
Perintah
Deskripsi
# mount -t smbfs -o username=user,password=pass //WinClient/share /mnt/share
memuat ruang disk yang berbagi pakai pada jaringan windows
# nbtscan ip_addr
menunjukkan nama netbios suatu alamat ip
# nmblookup -A ip_addr
menunjukkan nama netbios suatu alamat ip
# smbclient -L ip_addr/hostname
menunjukkan nama ruang disk dan printer yang berbagi pakai pada suatu pc windows
# smbget -Rr smb://ip_addr/share
sebagaimana wget dapat mengunduh berkas dari layanan berbagi pakai pada pc windows melalui smb


IPTABLES (firewall)
Perintah
Deskripsi
# iptables -t filter -L
perlihatkan seluruh rantai tabel filter
# iptables -t nat -L
perlihatkan seluruh rantai tabel nat
# iptables -t filter -F
hapus semua aturan pada tabel filter
# iptables -t nat -F
hapus semua aturan pada tabel nat
# iptables -t filter -X
hapus semua rantai yang dibuat oleh pengguna
# iptables -t filter -A INPUT -p tcp --dport telnet -j ACCEPT
izinkan koneksi telnet ke rantai input
# iptables -t filter -A OUTPUT -p tcp --dport http -j DROP
tolak koneksi HTTP ke rantai output
# iptables -t filter -A FORWARD -p tcp --dport pop3 -j ACCEPT
izinkan koneksi POP3 melalui rantai forward
# iptables -t filter -A INPUT -j LOG --log-prefix
catat transaksi pada rantai input
# iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
konfigurasikan PAT (Port Address Traslation) pada eth0 dengan merubah paket yang keluar
# iptables -t nat -A PREROUTING -d 192.168.0.1 -p tcp -m tcp --dport 22 -j DNAT --to-destination 10.0.0.2:22
alihkan paket yang ditujukan untuk suatu alamat ke alamat lainnya







Pemantauan dan pencarian kesalahan
Perintah
Deskripsi
# free -m
menampilkan RAM yang belum terpakai sistem, dalam hitungan megabyte
# kill -9 process_id
memaksa penghentian proses serta mematikannya
# kill -1 process_id
memaksa suatu proses agar memuat ulang konfigurasinya
# last reboot
menampilkan kapan pemuatan ulang sistem terakhir kali terjadi
# lsmod
menampilkan modul-modul kernel yang di muat saat ini
# lsof -p process_id
menampilkan daftar berkas yang dibuka oleh suatu proses
# lsof /home/user1
menampilkan daftar berkas yang terbuka pada suatu alamat direktori sistem
# ps -eafw
menampilkan berbagai proses yang sedang berjalan
# ps -e -o pid,args --forest
menampilkan berbagai proses yang sedang berjalan dengan tampilan hirarki
# pstree
menampilkan diagram pohon proses yang berjalan
# smartctl -A /dev/hda
memantau realibilitas hard disk melalui fungsi SMART
# smartctl -i /dev/hda
memeriksa apakah fungsi SMART aktif pada suatu hard disk
# strace -c ls >/dev/null
menampilkan panggilan fungsi sistem yang dibuat dan diterima oleh proses
# strace -f -e open ls >/dev/null
menampilkan panggilan pustaka fungsi
# tail /var/log/dmesg
menampilkan laporan pesan yang terjadi saat kernel dimulai
# tail /var/log/messages
menampilkan laporan kejadian pada sistem
# top
menampilkan proses yang berjalan dalam tampilan daftar yang aktif, diurut berdasarkan penggunaan sumber daya cpu
# watch -n1 'cat /proc/interrupts'
menampilkan interupsi perangkat keras dalam waktu riil


Perintah berguna lainnya
Perintah
Deskripsi
# alias hh='history'
inisialisasi "hh" untuk perintah "history"
# apropos ...keyword
display a list of commands that pertain to keywords of a program , useful when you know what your program does, but you don't know the name of the command [english]
Deskripsi tidak tersedia bagi bahasa ini[Indonesian?]
# chsh
ganti perintah shell
# chsh --list-shells
nice command to know if you have to remote into another box [english]
Deskripsi tidak tersedia bagi bahasa ini[Indonesian?]
# gpg -c file1
encrypt a file with GNU Privacy Guard [english]
Deskripsi tidak tersedia bagi bahasa ini[Indonesian?]
# gpg file1.gpg
Mendeskripsikan sebuah berkas dengan GNU Privacy Guard
# ldd /usr/bin/ssh
show shared libraries required by ssh program [english]
Deskripsi tidak tersedia bagi bahasa ini[Indonesian?]
# man ping
lihat manual untuk command ping
# mkbootdisk --device /dev/fd0 `uname -r`
create a boot floppy [english]
Deskripsi tidak tersedia bagi bahasa ini[Indonesian?]
# wget -r www.example.com
download keseluruhan halaman web
# wget -c www.example.com/file.iso
Mendownload sebuah file dengan kemampuan untuk berhenti dan melanjutkan kemudian
# echo 'wget -c www.example.com/files.iso' | at 09:00
mulai mengunduh pada waktu yang ditentukan
# whatis ...keyword
menampilkann deskripsi dari apa yang dilakukan oleh suatu program
# who -a
menampilkan pengguna yang sedang login di sistem